Menggunakan Output Function Pada RGB LED

Menggunakan Output Function Pada RGB LED


Sekarang kita akan pelajari mengenai bagaimana caranya menggunakan function untuk memanfaatkan pengendalian rgb ini sehingga kita tinggal panggil function saja untuk menyalakan warna nya.
Kita akan membuat sebuah fungsi dengan nama rgb, di mana kita akan menambahkan parameter untuk warna merah (red), warna hijau (green), dan warna biru (blue) sebagai variabel data masing-masing. Kode program ini akan dimasukkan ke dalam fungsi yang telah kita buat.

Dalam loop ini, kita akan menjalankan fungsi-fungsi yang diperlukan untuk mengatur LED RGB. Saya akan menambahkan delay agar simulasi berjalan lebih ringan, khusus untuk pengguna simulator. Di bagian setup, kita akan memanggil fungsi RGB, misalnya rgb_red, rgb_green, dan rgb_blue, untuk mengatur LED menjadi merah, hijau, dan biru secara bergantian.
Kita bisa gunakan tipe data bool seperti itu untuk yang rate ini kita ganti dengan red ,dan green variabel green , kemudian variabel blue dengan begitu kita perlu mengeksekusi kode program digital berulang-ulang, cukup panggil saja rgb nya.
Kita akan masukkan ke dalam loop di mana kita akan nyalakan RGB dengan warna merah terlebih dahulu selama 10 kali. Kemudian, beri delay selama 500 milidetik. Setelah itu, kita panggil RGB lagi dengan nilai 010, sehingga warna hijau menyala. Berikan delay lagi selama 500 milidetik. Selanjutnya, panggil RGB dengan nilai 01 untuk menyala berwarna biru. Terakhir, berikan delay lagi selama 500 milidetik. Dengan demikian, warna LED akan bergantian merah, hijau, dan biru secara berurutan dalam loop.

KODE

void setup() {
  pinMode(25, OUTPUT);
  pinMode(26, OUTPUT);
  pinMode(27, OUTPUT);


  
  
}

void loop() {
  RGB(1,1,0);
  delay(500);
  RGB(0,1,0);
  delay(500);
  RGB(0,0,1);
  delay(500);
  
}

void RGB(bool red , bool green , bool blue){
  digitalWrite(25,red);
  digitalWrite(26,green);
  digitalWrite(27,blue);
}

~ kita lanjutkan di materi selanjutnya~

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *