Menggunakan Output RGB LED

Menggunakan Output RGB LED

Sekarang kita akan mempelajari mengenai penggunaan perangkat output.Dan hal pertama yang akan kita pelajari adalah output berupa LED RGB dan tentu saja LED RGB ini kita sesuai namanya.

Kita dapat mengendalikan warna merah, hijau, dan biru, serta gabungan ketiganya menggunakan LED RGB ini. LED RGB memiliki empat kaki, berbeda dengan LED yang sebelumnya hanya memiliki dua kaki, yaitu anoda dan katoda. Di LED RGB, ada dua jenis, yaitu common anoda dan common katoda.

Dalam LED RGB dengan jenis common anoda, kita menghubungkan kaki yang paling panjangnya langsung ke sumber tegangan positif yang sesuai dengan spesifikasi LED tersebut.Contohnya, jika LED membutuhkan 24 volt, maka kaki paling panjangnya akan terhubung langsung ke sumber tegangan 24 volt. Jadi, pastikan saat membeli LED RGB untuk menanyakan jenisnya, apakah common anoda atau common katoda.

Sementara itu, untuk LED RGB jenis common katoda, kita aktif menghubungkan kaki yang paling panjangnya langsung ke ground.Jadi, ketika teman-teman membeli LED RGB, pastikan untuk menanyakan kepada penjual apakah LED tersebut berjenis common katoda atau common anoda.

Gunakan kaki yang berada di sebelah kiri untuk mengaktifkan warna merah, dan yang di sebelah kanan dari kaki biru untuk mengontrol warna hijau.

Jika menggunakan RGB yang berjenis common katoda, pastikan kaki yang paling panjang terhubung langsung ke ground. Kaki yang mengendalikan warna merah akan terhubung ke sinyal. Jadi, ketika kita memberikan sinyal satu, LCD akan menyala dengan warna merah.

Persiapan


Kita akan mengirimkan sinyal satu untuk menyalakan warna merah. Namun, jika teman-teman menggunakan RGB dengan jenis common anoda, kaki yang paling panjangnya akan terhubung ke listrik positif, seperti 5 volt. Ketika kita memberikan sinyal nol, barulah warna merah akan menyala. Jadi, dengan sinyal nol ke kaki yang mengontrol warna merah, LED akan menyala dengan warna merah. Namun, jika kita memberikan sinyal satu, warna merah akan mati.

Situasinya berbeda jika menggunakan LED dengan jenis common katoda. Jika kita memberikan sinyal satu, LED akan menyala, tetapi jika kita memberikan sinyal nol, LED akan mati.

Baik, silahkan persiapkan LCD RGB dan breadboard-nya. Kita akan mulai dengan membuat breadboard di sini. Bagi yang menggunakan walk, tambahkan breadboard dan juga tambahkan RGB-nya.

Bentuk RGB ini seperti ini, ubah pinnya menjadi katoda. Saat melakukan wiring, baik yang anoda maupun katoda, perhatikan bahwa yang paling panjang adalah kaki yang berbeda. Jika katoda, hubungkan common-nya ke ground. Jika anoda, hubungkan yang paling panjang ke 5 volt.

Di sini terdapat 5 volt yang akan kita manfaatkan. Tentu saja, jika teman-teman tidak menggunakan fitur breath, itu tidak masalah, terutama saat menggunakan simulator. Namun, jika mereka memerlukannya untuk memudahkan pemasangan komponen, kita bisa mengaktifkannya.


Kita akan terlebih dahulu menghubungkan yang ground, mungkin kita akan menghubungkannya di sini. Sementara itu, kita juga akan menghubungkan 5 volt. Meskipun saat ini teman-teman tidak membutuhkan 5 volt, tapi kita akan membutuhkannya nanti, jadi biarkan saja untuk saat ini. Kemudian, kita akan memasang kabel RGB-nya seperti ini, dan teman-teman bebas memasangnya di mana pun mereka mau. Kita akan menghubungkan yang common satu dengan yang common yang lainnya, dan kita akan menghubungkannya ke ground karena kita menggunakan LED dengan common katoda. Kita akan mengganti warna kabel ini menjadi hitam, agar memudahkan pembacaan dan menghubungkannya ke ground.

Kemudian untuk kaki yang berwarna merah kita hubungkan ke pin nomor kita pilih saja pin nomor 25 seperti itu itu kaki yang berwarna merah kemudian kaki yang berwarna hijau untuk led warna hijau kita hubungkan ke pin nomor 26 , tentu saya teman-teman bisa memilih nomor pin yang lain dan yang warna biru kita hubungkan ke pin nomor 27 ,seperti itu jadi ini biru saya akan rubah ubah warna kabelnya biru yang ini merah seperti itu merah hijau biru red green blue rgb 25, merah 26, hijau 27 biru .

KODE

Menyalakan lampu led nya ini di pin nomor 25 yaitu berwarna merah dengan memberikan sinyal digital digital white pin nomor 25 sinyalnya 1 seperti itu sehingga ketika kita upload kode programnya atau start sim simulator maka nya akan menyala berwarna merah.

void setup() {

  pinMode(25, OUTPUT);

  pinMode(26, OUTPUT);

  pinMode(27, OUTPUT);

  digitalWrite(25,1);

}

void loop(){
}

Bagaimana jika ingin menyala berwarna hijau maka pin nomor 26 kita start sim atau upload kode programnya berikan sinyal 1 di pin nomor 26 maka dia akan berwarna hijau.

void setup() {

  pinMode(25, OUTPUT);

  pinMode(26, OUTPUT);

  pinMode(27, OUTPUT);

  digitalWrite(26,1);

}

void loop(){
}

untuk warna biru sendiri maka pin nomor 27 touch sim pin 2 dia akan menyala berwarna biru.

void setup() {

  pinMode(25, OUTPUT);

  pinMode(26, OUTPUT);

  pinMode(27, OUTPUT);

  digitalWrite(25,1);

}
void loop(){
}

Lalu bagaimana jika kita ingin melakukan penggabungan warna? kita akan menggabungkan warna merah 25 dan warna biru 27.

void setup() {

  pinMode(25, OUTPUT);

  pinMode(26, OUTPUT);

  pinMode(27, OUTPUT);

  digitalWrite(25,1);
 digitalWrite(26,0);
digitalWrite(27,1);

}
void loop(){
}

Jika ingin menggunakan gabungan lagi warna merah dan warna hijau, maka dia akan berwarna kuning.

void setup() {

  pinMode(25, OUTPUT);

  pinMode(26, OUTPUT);

  pinMode(27, OUTPUT);

  digitalWrite(25,1);
 digitalWrite(26,1);
digitalWrite(27,0);

}
void loop(){
}

kita akan menyalakan warna putih maka kita nyalakan semuanya baik merah hijau dan biru kita berikan sinyal satu semua.

void setup() {

  pinMode(25, OUTPUT);

  pinMode(26, OUTPUT);

  pinMode(27, OUTPUT);

  digitalWrite(25,1);
 digitalWrite(26,1);
digitalWrite(27,1);

}
void loop(){
}

~Kita akan lanjutkan ke materi selanjutnya~

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *